Dalam rangka upaya mitigasi risiko gerakan tanah dan membangun kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk menghadapi ancaman gerakan tanah/tanah longsor, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Geologi menerbitkan Peta Prakiraan Wilayah Potensi Terjadi Gerakan Tanah/Tanah Longsor di wilayah seluruh Indonesia untuk periode Bulan Oktober 2022. Peta tersebut dapat di akses pada geoportal ESDM One Map.
Peta tersebut memuat informasi wilayah kecamatan di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia yang berpotensi menimbulkan gerakan tanah, yang disusun berdasarkan hasil tumpang susun (Overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Peta ini dapat dirujuk sebagai peringatan dini bagi Pemerintah Daerah maupun masyarakat untuk mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal.
Dari seluruh wilayah di Indonesia terdapat 1.004 wilayah yang berpotensi banjir bandang/aliran ahan rombakan, 12.691 wilayah berpotensi danau, 60.293 berpotensi menengah, 35.875 wilayah berpotensi rendah serta 89.935 wilayah berpotensi tinggi.
Bagi wilayah yang terdapat potensi tersebut diharapkan untuk selalu siaga menghadapi bencana. Siapkan tas siaga bencana agar selalu tanggap dalam menghadapi bencana yang datang secara tiba-tiba.